Minggu, 15 Desember 2013

Tontonan Jadi Tuntutan


Saat ini, berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan target penjualan agar memberikan keuntungan lebih,  dengan ini mereka membuat promosi gencar-gencaran dari media cetak, baligo, spanduk sampai media televisi. Ini dilakukan agar semakin banyak orang yang melihat maka semakin banyak pula peluang orang minat pada produk itu.

Di zaman yang penuh persaingan ini. Kemudian masyarakat sibuk dengan urusan dunianya, hingga akhirnya mereka terkadang lupa untuk membuka kembali Al-Quran dan Hadist. Hal itu berdampak pada perilaku yang tak terkendali pada masyarakat itu sendiri, seperti maraknya Seks bebas, Miras, Narkoba, Etika tidak Sopan, Budi pekerti yang terkikis dsb.

Hal tersebut didasari oleh apa yang mereka Lihat dan apa yang mereka Dengar, semakin banyak mereka melihat keburukan maka semakin besar peluang untuk berbuat keburukan. Saat ini banyak sekali tontonan di Televisi yang tidak mencerminkan kepada kebaikan yang menjadi konsumsi sehari-hari, itu akhirnya menjadi tuntunan untuk masyarkat.

Tak adakah dibenak mereka membuat iklan dengan pakaian muslim ?, dari mulai Pembawa acara di berita sampai iklan dan film, hampir semua aspek tontonan tidak mencerminkan budaya islam, seperti kerudung. Sedikit demi sedikit Negara ini seperti Negara Kapitalisme Liberalisasi. Negara yang penduduk muslim terbanyak tak satupun model wanita iklan di telivisi yang memakai kerudung. Sungguh Ironi.

Senin, 25 November 2013

IBU

Saat kecil, orang yang pertama gelisah ketika kau sakit adalah Ibumu...

Orang yang merasakan sakit , tiba-tiba tersenyum adalah ibumu yang melahirkan...

Ibumu bukan baby sitter, kecil mengasuhmu, saat kau punya anak, dia mengasuh anakmu. sungguh terlalu...

Kurang lebih 9 bulan ibu menggendong kemana pun pergi. Kini sabarkah kau memapah ibumu saat ia sakit...

Dulu ketika kita menangis tiap malam ibu terbangun walau ia lelah, Kini pernahkah kita bangun malam untuk mendoakanya...


Kita telah membuat ibu merasakan sakit saat kita terlahir, tapi apa yang kita lakukan saat dia sakit...

Cukuplah ibu mendengar teriakan tangismu ketika kecil, jangan tambah lagi dengan teriakan kata-katamu saat kau dewasa...